Sejarah Perkembangan Processor Intel
Sebenarnya apa sih perngertian dari
processor itu? Processor adalah otaknya komputer, tanpa processor maka komputer
tidak akan bisa bekerja. Bagi yang belum tau bagaimana sih perkembangan
processor terutama processor buatan Intel, silahkan baca tulisan saya berikut
ini.
Processor Intel, pertama kali didirikan di California pada 18 Juli 1968 oleh
Gordon More, Robert Noyce, dan Andrew Grove. Dan berikut ini adalah
perkembangan processor buatan Intel dari masa ke masa:
1971:
4004 Microprocessor
Microprocessor pertama Intel,
Microprocessor 4004. Digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Memiliki 3.400
transistor, 4 bit, dan 60.000 operasi/detik.Pada
tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini
digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah
jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
1972: 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2
kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.
1974:
Microprocessor Altair
Muncul Microprocessor bernama Altair. Merupakan otak dari 8008 yang memiliki
kekuatan 2 kali lipat dari versi sebelumnya yaitu 4004. Menjadi otak dari
sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu
dalam 1 bulan.
1978: 8086-8088 Microprocessor
1978: 8086-8088 Microprocessor
Processor 8086, merupakan processor 16 bit Intel pertama yang menggunakan
bus sistem 16 bit. Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada
produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang
berhasil mendongkrak nama intel.
1982: 286 Microprocessor
1982: 286 Microprocessor
Muncul microprocessor i286 dengan frekuensi clock awal 6MHz. Yang kemudian
diperkenalkan dengan kecepatan clock 8, 10, 12 MHz yang digunakan pada IBM
PC-AT tahun 1984. Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah
sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software
yang digunakan untuk processor sebelumnya.
1985: Intel386™ Microprocessor
1985: Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang
tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100
kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004.
1989: Intel486™ DX CPU Microprocessor
1989: Intel486™ DX CPU Microprocessor
1993: Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti
suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.
1995: Intel® Pentium® Pro Processor
1995: Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation,
yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt
transistor yang tertanam.
1997: Intel® Pentium® II Processor
Pentium
II memiliki clock 450MHz dan 7,5 juta transistor. Serta memiliki chace level 2
(L2). Processor Pentium II merupakan processor yang
menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video,
audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di
dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data
dan menggunakan internet dengan lebih baik.
1998: Intel® Pentium II Xeon® Processor
1998: Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu
ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk
sebuah pasar tertentu.
1999: Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor
yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor
yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer
dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini
memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium,
tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih
kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah
daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini
maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
1999: Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi
baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga
dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
1999: Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
2000: Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
2001: Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
2001: Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
2002: Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium.
2003: Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
2004: Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
2005: Intel Pentium D
820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
2006: Intel Core 2 Quad
Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ).
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ).
2006: Intel Quad-core Xeon
X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP).
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP).
Saat
ini notebook terbaru yang memakai prosesor Intel sudah mulai memakai keluarga
Intel Core i. Intel core i series saat ini memiliki 3 varian yaitu Core i3,
Core i5, dan Core i7. Ketiganya adalah pengganti resmi dari jajaran prosesor
Intel Core2 (Core2 solo, Core2 Duo, Core2 Quad). Memiliki 4 buah core dan
731 juta transistor, menjadikan Intel Core i7 menjadi processor paling cepat
saat ini, serta i7 adalah processor pertama dengan teknologi Nehalem.
Nah apa lagi itu Nehalem? Saya kasih bonus deh....
Nehalem
itu adalah nama dari kode arsitektur microprocessor Intel. Nehalem menawarkan
performa yang lebih baik namun dengan konsumsi daya yang jauh lebih sedikit.
Tapi apa aja sih kelebihan dari Nehalem ini?
1. Intel® Hyper-Threading Technology (HT)
Sebenarnya sebuah inti processor tidak selalu dipekerjakan secara maksimal. Kenapa? Pada processor yang menggunakan 2 inti core, sebenarnya tidak semua pekerjaan membutuhkan 2 inti core, yang artinya hanya butuh menggunakan 1 core saja. Namun dalam 1 core tersebut juga belum tentu digunakan secara maksimal, ada bagian bagian yang tidak terpakai juga. Nah dengan teknologi Nehalem ini dapat memanfaatkan bagian bagian yang tidak terpakai itu.
1. Intel® Hyper-Threading Technology (HT)
Sebenarnya sebuah inti processor tidak selalu dipekerjakan secara maksimal. Kenapa? Pada processor yang menggunakan 2 inti core, sebenarnya tidak semua pekerjaan membutuhkan 2 inti core, yang artinya hanya butuh menggunakan 1 core saja. Namun dalam 1 core tersebut juga belum tentu digunakan secara maksimal, ada bagian bagian yang tidak terpakai juga. Nah dengan teknologi Nehalem ini dapat memanfaatkan bagian bagian yang tidak terpakai itu.
Gak
ngerti? Gini deh saya kasih contoh: Misalkan dalam 1 rumah ada 2 orang
didalamnya (processor dengan 2 inti core). Ketika 1 orang tersebut sedang
menyapu, dia hanya memerlukan 1 tangan untuk menyapu dan dia masih dapat
membalas sms di hpnya dengan tangan yang lainnya.
Kesimpulannya,
kedua orang tersebut merupakan 2 buah inti processor. Dan setiap orang tersebut
dapat mengerjakan 2 pekerjaan sekaligus karena memiliki 2 tangan. Hal ini dapat
menjadikan pekerjaan processor menjadi lebih efektif.
2. Intel® Turbo Boost Technology
Dengan fitur ini maka core prosesor secara otomatis meningkatkan frekuensi clock-speed jika diperlukan, asal masih dibawah limit power, arus dan suhu temperatur yang diizinkan.
Misalkan: pada saat user menggunakan satu aplikasi kelas berat yang membutuhkan speed tinggi (seperti Game), maka Turbo Boost akan mengaktifkan fiturnya agar dicapai speed maksimal secara dinamis sehingga aplikasi dapat dijalankan dengan nyaman.
2. Intel® Turbo Boost Technology
Dengan fitur ini maka core prosesor secara otomatis meningkatkan frekuensi clock-speed jika diperlukan, asal masih dibawah limit power, arus dan suhu temperatur yang diizinkan.
Misalkan: pada saat user menggunakan satu aplikasi kelas berat yang membutuhkan speed tinggi (seperti Game), maka Turbo Boost akan mengaktifkan fiturnya agar dicapai speed maksimal secara dinamis sehingga aplikasi dapat dijalankan dengan nyaman.
Cuma segitu aja sih
yang bisa saya tulis, kalau ada salah silahkan dikoreksi







0 komentar: